Dec 22, 2008

Apakah kita Dzikrullah dalam setiap nafas kita?


Dzikrullah memiliki dua arti yaitu: "mengingat" dan "menyebut"
Mengingat Allah swt, memberi kita peluang dalam 24 jam kita hidup di dunia tentu saja dikurangi istirahat (dalam keadaan lelap) atau tertidur, jangan sampai terputus dari mengingat Allah yaitu dengan Qalbu, inti/hikmah mengingat Allah dengan qalbu memberi kita kewajiban untuk tidak menyekutukan Allah dalam setiap langkah kita atau pikiran kita, sedikit banyak menuntun dalam meraih sebuah pamrih yang tinggi dengan mendapatkan ridlo dari Allah swt. semata.

Menyebut Allah swt, proses menggerakkan lisan kita dengan mencontoh suri tauladan dari Rasulullah Muhammada saw. dengan beberapa lafadz
- La ilaha ilallah
- Asthagfirullah
- Subhanallah
- Alhamdulillah
- Allahu Akbar
- La qaula wala quata ila billah
- Hazbunallah wa nikmal wakil

Dengan menyebut asma Allah kita senantiasa diingatkan saat qalbu terputus dari dzikir, dengan menyebut berarti akan menyambung dari mengingat Allah swt.

Dalam QS surat Al Ahzab 33:41 Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan mengingat nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya.

Dzikrullah dalam Sholat, harus memnuhi persyaratan sebagai berikut:
1. Sholat untuk mengingat mAllah swt.
QS Thaahaa 20:14 Sesungguhnya aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, Maka sembahlah aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat aku.

2. Menjaga semua sholat jangan sampai ada yang tertinggal, terutama waktu sholat subuh dan ashar
QS Al Baqarah 2:238 Peliharalah semua shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu

3. Berusaha khusyu dalam mengerjakan sholat
QS Al Mu'minuun 23: 2 yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam sholatnya,

4. Berusaha sungguh-sungguh dalam sholat / tidak malas
QS An Nisaa 4: 142 Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. mereka bermaksud riya' (dengan shalat) di hadapan manusia. dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali

5. Tidak riya' dalam menjalankan sholat (idem QS An Nisaa 4:142)

6. Membuahkan, memberikan dampak positif/baik dalam kehidupan
QS Al Ankabut 29:45 Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, Yaitu Al kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. dan Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Dengan sholat insya Allah kita mampu memnajaga qalbu kita tidak terputus dari dzikrullah