Widget for website from webstatsdomain

myislam.blogspot.com-Google pagerank and Worth

Sep 16, 2008

Jangan meminta PANJANG UMUR

Panjang umurnya...panjang umurnya... panjang umurnya serta mulia...serta mulia....
sebuah penggalan nyanyian terpopuler pada saat ulang tahun
Allah telah menetapkan umur manusia, tidak akan dipendekkan dan tidak akan dipanjangkan.... Dan...Ternyata hanya Syetan yang pernah memohon kepada Allah untuk menangguhkan umurnya sampai kelak hari kiamat

Hadist Shahih Bukhari No. 694 Jilid II
Dari Abu Hurairah ra., katanya: “Pada suatu ketika, malaikat maut diutus Allah kepada Nabi Musa as. Ketika ia telah bertemu dengan musa lallu ditamparnya malaikat maut itu dan buta matanya. Malaikat kembali kepada Tuhannya dan berkata:”Engkau kirimkan aku kepada seorang hamba yang tidak ingin mati.” Kemudian Allah mengembalikan penglihatannya dan berfirman: “Kembalilah! Dan katakan kepadanya supaya dia meletakkan tangannya di punggung lembu. Untuk setiap bulu yang ditutup oleh tangannya, baginya satu tahun.” Kata Musa,” Sesudah itu apa?” Firman Allah, “Mati!” Kata Musa ,”Kalau begitu sekaranglah!” Ia pun bermohon kepada Allah supaya mendekatkannya ke negeri suci Yerusalem dengan jarak sepelemparan batu. Kata Abu Huraitah menambahkan,”Nabi bersabda, kalau sekiranya aku berada disana, akan kutunjukkan kepadamu maqamnya, yaitu di pinggir jalan, di dekat tumpukan katsibil ahmar tumpukan pasir merah).’”

Hadist Shahih Bukhari No. 1695 Jilid IV
Dari Abu Hurairah ra., katanya: Saya mendengar Rasulullah saw. Bersabda: “ Siapa yang ingin rezekinya dibanyakkan dan umurnya dipanjangkan, hendaklah ia menghubungkan tali silaturahmi!”

Penjelasan mengenai ketentuan umur adalah sesuatu yang telah ditetapkan Allah
Kapanpun, dimanapun, seseorang bila telah tiba ajalnya, maka firman Allah dalam QS Munaafiquun 63:11 dijelaskan tidak ada penangguhan atas maut yang menimpanya,

Artinya: Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya. dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan.

Dalam Kitab Lauh Mahfud, firman Allah di QS Faathir 35:11 tidak akan dipanjangkan umur, atau dipendekkan umur seseorang melainkan sudah merupakan ketetapan bagi tiap-tiap orang yang hidup di dunia ini,

Artinya: Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah.

Dalam beberapa ayat dalam Al Qur’an, Allah berfirman bahwa Iblis, termasuk yang diberi tangguh atas permintaan panjang umur yang dikabulkan oleh Allah sampai hari kebangkitan, dalam QS Al A’raaf 7:14-15, Iblis yang memintakan pertangguhan umur sampai hari kiamat, dan Allah mengabulkan permintaan Iblis la’natullah,

14. Iblis menjawab: "Beri tangguhlah saya[ ] sampai waktu mereka dibangkitkan".
15. Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu Termasuk mereka yang diberi tangguh."
QS Al Hijr 15:36

Artinya: Berkata Iblis: "Ya Tuhanku, (kalau begitu) Maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan[ ],

Juga, dalamQS Shaad 38: 79, Iblis yang meminta permohonan kepada Allah untuk ditangguhkan masa hidupnya,

Artinya: Iblis berkata: "Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan".
Dalam QS Israa’ 17:62 , kebanyakan manusia akan disesatkan Iblis, dan hanya sebagian kecil yang benar-benar dimuliakan oleh Allah,

Artinya: Dia (iblis) berkata: "Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku? Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebahagian kecil".

Allah pernah mengabulkan panjang umur kepada Iblis, ketika pembangkangan Iblis untuk bersujud kepada Adam.
Dimulai dengan pembangkangan Iblis pada saat disuruh Allah untuk bersujud kepada Adam, dalam QS Faathir 7: 12-15 permohonan Iblis untuk dipertangguhkan umurnya dikabulkan Allah,

Artinya:
12. Allah berfirman: "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu aku menyuruhmu?" Menjawab iblis "Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang Dia Engkau ciptakan dari tanah".
13. Allah berfirman: "Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, Maka keluarlah, Sesungguhnya kamu Termasuk orang-orang yang hina".
14. Iblis menjawab: "Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan".
15. Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh."

Kesombongan Iblis yang merasa lebih mulia atas penciptaannya, memohon kepada Allah untuk diberikan umur panjang sampai hari kiamat, untuk dapat menyesatkan manusia Firman Allah dalam QS Al Israa 17: 61-62

Artinya:
61. Dan (ingatlah), tatkala Kami berfirman kepada Para Malaikat: "Sujudlah kamu semua kepada Adam", lalu mereka sujud kecuali iblis. Dia berkata: "Apakah aku akan sujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?"

62. Dia (iblis) berkata: "Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku? Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebahagian kecil".

Allah telah menentukan umur manusia sesuai ketetapanNya, dalam QS Al An’am 6: 60
Artinya: Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan di siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur(mu) yang telah ditentukan[ ], kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan.

Keputusan Allah tidak dapat diubah hal ini menyangkut juga ketapan atas umur manusia dalam menjalani hidup di dunia, Allah dalam QS Qaaf 50: 29 berfirman

Artinya: Keputusan di sisi-Ku tidak dapat diubah dan aku sekali-kali tidak Menganiaya hamba-hamba-Ku

4 comments:

  1. Secara Pribadi sy sangat apresiasi sekali dengan artikel ini karena dari kebanyakan artikel mengenai Panjang Umur ini menuliskannya masih samar-samar tidak ada ketegasan pelarangannya, dan bahkan ada pula yang membolehkannya.

    Mungkin sebagai tambahan ayat dalam Al-Qur'an :

    Al-Baqarah:096

    وَلَتَجِدَنَّهُمْ أَحْرَصَ النَّاسِ عَلَى حَيَاةٍ وَمِنَ الَّذِينَ أَشْرَكُوا يَوَدُّ أَحَدُهُمْ لَوْ يُعَمَّرُ أَلْفَ سَنَةٍ وَمَا هُوَ بِمُزَحْزِحِهِ مِنَ الْعَذَابِ أَنْ يُعَمَّرَ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِمَا يَعْمَلُونَ
    Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya daripada siksa. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.

    Yassiin:068

    وَمَنْ نُعَمِّرْهُ نُنَكِّسْهُ فِي الْخَلْقِ أَفَلَا يَعْقِلُونَ
    Dan barangsiapa yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada kejadian(nya) . Maka apakah mereka tidak memikirkan?

    Demikian, Wassalaamu'alaikum..

    ReplyDelete
  2. Anonymous5:28 AM

    Meminta panjang umur selama dalam ketaatan itu diperbolehkan,sebaik baik kamu adalah yang panjang umurnya dan banyak pahalanya.(hadits riwayat bukhari muslim).dan ayat tersebut harus ditafsirkan secara luas karena sudah dinasikh dengan ayat Allah menghapus dan menetapkan apa yang dia kehendaki...

    ReplyDelete
  3. Anonymous4:42 PM

    boddo...pendeklah umur penulis blog ni

    ReplyDelete
  4. Anonymous11:16 PM

    cacat Anymous 4:42 PM

    ReplyDelete