Widget for website from webstatsdomain

myislam.blogspot.com-Google pagerank and Worth

Sep 16, 2008

Hanya dengan Taubat, Allah mengampuni DOSA manusia

Hadist Shahih Bukhari No. 647 Jilid II
Abu Dzar mengatakan, bahwa Rasulullah saw. Bersabda: “Seseorang datang kepadaku dari Tuhanku membawa berita; “Sesungguhnya, barang siapa diantara umatku yang mati, sedangkan dia tidak mempersekutukan Allah dengan apapun, orang itu masuk surga.” Aku bertanya:”Sekalipun orang itu berzina dan mencuri?” Jawab Nabi,”Ya, sekalipun dia berzina dan mencuri.

Allah telah menetapkan syariat kepada manusia dalam Al Qur’an sebagai pedoman hidup, dan Allah menghendaki mengikuti Islam secara kaffah atau keseluruhan, baik dalam Ibadah, Aqidah, Akhlak dan Muamallah, hanya amalan yang sesuai dengan syariahlah yang akan mengantar manusia sebagai penghuni Surga, tidak terkotori dengan keingkaran-keingkaran/perbuatan keji terhadap aturan-aturan hidup yang telah ditetapkan Allah. Mengenai perihal zina yang merupakan perbuatan yang keji, dalam QS Al Israa’ (17: 32) , Allah berfirman,
Artinya: Dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.
Juga dalam QS Al Furqan (25: 68)
Artinya: Dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya Dia mendapat (pembalasan) dosa(nya),

Mengenai perbuatan mencuri, dalam QS Al Maidah (5: 38)
Artinya: Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Seseorang yang merasa berdosa atau berbuat maksiat bila masih memiliki umur dan diberi hidayah Allah, diberi kesempatan oleh Allah swt. Untuk bertaubat, adapun syarat-syarat bertaubat:
a. Harus murni dari keikhlasan hati
Dalam QS Al Furqan 25: 71 hanya bertaubat kepada Allah-lah seseorang bisa kembali beriman,
Artinya: Dan orang-orang yang bertaubat dan mengerjakan amal saleh, Maka Sesungguhnya Dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya.

b. Menyesal akan perbuatan yang pernah dilakukannya dan memohon ampunan kepada Allah Swt. Dalam QS An Nisa 4: 110, Allah akan mengampuni seseorang bila memohon ampunan kepadaNya :
Artinya: Dan Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan Menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
c. Menyadari atas ketidaktahuan/kebodohan
QS An Nisa 4: 17
Artinya: Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan[ ], yang kemudian mereka bertaubat dengan segera, Maka mereka Itulah yang diterima Allah taubatnya; dan Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana.

QS Al An’am 6: 54
Artinya: Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami itu datang kepadamu, Maka Katakanlah: "Salaamun alaikum. Tuhanmu telah menetapkan atas Diri-Nya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barang siapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya dan Mengadakan perbaikan, Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
d. Mengiringi dengan iman dan amal shaleh
Dalam QS Al Baqarah 2: 160 , Allah berfirman:
Artinya: Kecuali mereka yang telah taubat dan mengadakan perbaikan dan menerangkan (kebenaran), Maka terhadap mereka Itulah aku menerima taubatnya dan Akulah yang Maha menerima taubat lagi Maha Penyayang.

No comments:

Post a Comment