Jul 22, 2007

TADARUS : Bukan sekedar membaca

Allah swt menurunkan Al-Qur'an secara bertahap, Rasulullah mengajarkan kepada sahabat-sahabatnya dengan metode:

1. Nabi Muhammad saw. dikitari para sahabat dalam mengkaji Al Qur'an
2. Nabi menunjuk sahabat untuk membaca beberapa ayat
3. Nabi mengamalkan
- QS An Nahl 16: 98 --> Apabila kamu membaca Al Quran hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk
- QS Al A'raaf 7: 204 --> Dan apabila dibacakan Al Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat
- QS 73: 1-4 --> Hai orang yang berselimut (Muhammad) ; bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya) ; (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit ; atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan
- QS Muhammad 47: 24 (Taddabur) --> Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran ataukah hati mereka terkunci?

Bila Nabi membaca ayat Sajdah, beliau sujud.

Jul 11, 2007

Isra' Mi'raj memperjalankan Rasulullah untuk melihat Tanda-tanda Kekuasaan Allah

Di balik peristiwa Isra' Mi'raj, sebagai Tahun Duka, akibat wafatnya Istri Rasulullah (Khadijah) dan Pamannya Abu Thalib.

"SEMUA AYAT DALAM AL-QUR'AN adalah WAHYU, yaitu disampaikan kepada Rasulullah melalui Malaikat JIBRIL"

3 GOLONGAN PENERIMA AL-QUR'AN

3 TIPE MANUSIA TERHADAP AL-QUR’AN

QS Al Fathiir 35 : 32

Artinya: Kemudian kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan[*] dengan izin Allah. yang demikian itu adalah karunia yang Amat besar.

[*] Yang dimaksud dengan orang yang Menganiaya dirinya sendiri ialah orang yang lebih banyak kesalahannya daripada kebaikannya, dan pertengahan ialah orang-orang yang kebaikannya berbanding dengan kesalahannya, sedang yang dimaksud dengan orang-orang yang lebih dahulu dalam berbuat kebaikan ialah orang-orang yang kebaikannya Amat banyak dan Amat jarang berbuat kesalahan.

  1. MENGANIAYA DIRI/MENOLAK MENTAH-MENTAH

QS. Al Maidah 5:104

Artinya: Apabila dikatakan kepada mereka: "Marilah mengikuti apa yang diturunkan Allah dan mengikuti Rasul". mereka menjawab: "Cukuplah untuk Kami apa yang Kami dapati bapak-bapak Kami mengerjakannya". dan Apakah mereka itu akan mengikuti nenek moyang mereka walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak (pula) mendapat petunjuk?.

QS. Yunus 10:36

Artinya: Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka kerjakan.


  1. MENERIMA TETAPI SETENGAH (AYAT AYAT YANG COCOK DIPAKAI, YANG KERAS DITOLAK, YANG MERUGIKAN DITOLAK)

QS. Al Baqarah 2:85

Artinya: Kemudian kamu (Bani Israil) membunuh dirimu (saudaramu sebangsa) dan mengusir segolongan daripada kamu dari kampung halamannya, kamu bantu membantu terhadap mereka dengan membuat dosa dan permusuhan; tetapi jika mereka datang kepadamu sebagai tawanan, kamu tebus mereka, Padahal mengusir mereka itu (juga) terlarang bagimu. Apakah kamu beriman kepada sebahagian Al kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebahagian yang lain? Tiadalah Balasan bagi orang yang berbuat demikian daripadamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat.

QS Al Maidah 5 : 66

Artinya: Dan Sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat dan Injil dan (Al Quran) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas dan dari bawah kaki mereka[*]. Diantara mereka ada golongan yang pertengahan, dan Alangkah buruknya apa yang dikerjakan oleh kebanyakan mereka.

[*] Maksudnya: Allah akan melimpahkan rahmat-Nya dari langit dengan menurunkan hujan dan menimbulkan rahmat-Nya dari bumi dengan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan yang buahnya melimpah ruah.


  1. BENAR-BENAR BERIMAN KEPADA AL QUR’AN (Sami’naa wa ‘atha’naa)

QS. An Nur 24:51

Artinya: Sesungguhnya jawaban oran-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan Rasul-Nya agar Rasul menghukum (mengadili) di antara mereka[*] ialah ucapan. "Kami mendengar, dan Kami patuh". dan mereka Itulah orang-orang yang beruntung.

[*] Maksudnya: di antara kaum muslimin dengan kaum muslimin dan antara kaum muslimin dengan yang bukan muslimin.