Widget for website from webstatsdomain

myislam.blogspot.com-Google pagerank and Worth

Dec 9, 2007

WALIMAH : Hanya untuk Aqiqah - Nikah - Tasyakur

Walimah atau sering kita sebut Resepsi dengan mengundang kerabat/keluarga adalah salah satu sunnah yang diajarkan Rasulullah saw.

Hanya ada 3 Walimah yang dilakukan Rasulullah saw:
Pertama, Walimatul Aqiqah, dilaksanakan dalam rangka kelahiran anak pada usia ke-7 hari, 14 hari, atau 21 hari dengan memotong rambut dan memberi nama yang baik

Kedua, Walimatul Nikah, dilaksanakan untuk mengumumkan pernikahan dengan tujuan bahwa pasangan tersebut sudah berubah status dari tanggung jawab bapak kepada tanggung jawab suami, dan berubahnya hal yang haram kepada hal yang halal.

Ketiga, Walimatul Tasyakur, bentuk syukur dengan mengundang kerabat, keluarga dengan mengingatkan kepada semua bahwa kita tidak boleh berhenti bersyukur dalam keadaan apapun terhadap nikmat dari Allah swt.

Bagaimana dengan Walimatul Safar, yang kerap dilaksanakan oleh orang yang mau bepergian [ibadah Haji], Dalil yang shahih jik akita mau mengadakan perjalanan jauh, yaitu "Sebelum pergi disunnahkan untuk meminta maaf kepada tetangga" Adapun definisi tetangga menurut Islam : yaitu 40 tetangga dari kiri-kanan-depan-belakang dari sekeliling rumah kita.

Jalan keluar/Solusi:
- Bukan Sholawatan
- Bukan Marawisan
- Di-Adzan dan qamat-kan
- Bahkan membakar petasan

Lakukan dengan:
1. Mengadakan Kajian/Pengajian dengan mengambil materi "Hakekat Haji"
2. Meminta do'a kepada yang diundang agar dikabulkan ibadah hajinya menjdai sempurna
3. Meminta ma'af, karena jika dikehendaki lain oleh Allah dikarenakan beratnya medan perjalanan yang sangat berbeda dengan kondisi atau jauhnya perjalanan.

21 comments:

  1. Hello I just entered before I have to leave to the airport, it's been very nice to meet you, if you want here is the site I told you about where I type some stuff and make good money (I work from home): here it is

    ReplyDelete
  2. Anonymous11:23 PM

    anda tuh maunya apa toh??? masa orang walimah gak boleh sholawatan? anda tau ga sih isinya sholawatan? kalau anda ga tau yo masih mending ga usah memberikan larangan orang untuk bersholawatan dong!!! mending diem ja deh, gak sah sok tau gitu, mau cari sensasi ya???

    ReplyDelete
  3. Anonymous4:07 AM

    sorry bung solawatan gak pernah dilakukan oleh rasul maupun sahabat dan gak ada perintah maupun hukumnya, bila sesuatu yang gak ada hukumnya atau contohnya dilakukan sebagai ibadah atau dianggap sebagai bagian dari ibadah maka hal tersebut dianggap bid'ah dan semua yang bid,ah adalah sesat dan amalan tersebut akan tertolak

    ReplyDelete
  4. Imam140810:27 PM

    kalian ini bicara sholawatan tanpa memberi pengertian sholawatan yang objektif, yang satu melarang yang satu menganjurkan, harusnya kalian ini memahami dulu apa itu arti sholawatan diurut secara bahasa atau per kamus, lalu maknanya secara istilah dan bandingkan dengan yang sudah menjadi apriori maupun tradisi masyarakat, lalu rujukannya adalah Alqur'an dan Sunnah Rasul, artinya mana yang sudah menjadi kebiasaan Rasul. baru ketemu itu makna sholawatan itu. nah kalian tinggal pilih mau pake standar yang mana. kalau kalian berselisih dalam satu istilah yang persepsinya berbeda maka tidak akan ketemu. salam.

    ReplyDelete
  5. Anonymous8:15 PM

    Masih banyak saudara-saudara kita yang beragama Islam tetapi tidak mau mengambil kebenaran, mereka mengira kalo memuji Rosul Muhammad dengan caranya maka itu seolah2 bagus, padahal itu adalah amalan yang pasti tertolak. Maka beramalah sesuai tuntunan Rosul, tidak usah menambah dan mengurangi.

    ReplyDelete
  6. Hady faqih6:39 PM

    memuji rasul merupakan perbuatan yang terpuji... itu yang dianjurkan oleh para ulama terdahulu.

    ReplyDelete
  7. Anonymous9:42 PM

    kata siapa nabi tidak sholawat. nabi aja ketika sholat mengajarkan bersholawat. pada tahiyat kan ada bacaan sholawatnya.

    ReplyDelete
  8. Silahkan bersholawat asal jangan sholawatan... biasanya istilah ditambah +an ; tidak berada diposisi sebenarnya.... mis: tadarusan, yasinan, dll...

    ReplyDelete
  9. Anonymous5:21 PM

    ya bany6ak bid'ah dolalah nya yg gak sesuai syareat islam

    ReplyDelete
  10. Anonymous4:32 AM

    lha kalau naik motor, mobil, pesawatapakah smua itu bid'ah, itu smua ga ada di jaman rosul. klau dkit" bid'ah" balik aja ke jaman dahulu

    ReplyDelete
  11. shalawatan istilah disini aja. maksudnya membaca shalawat. jgn dikit2 bid'ah. anda bilang kebenaran. amalan pasti tertolak ada2 aja, jalan pikiran wahabiyun

    ReplyDelete
  12. MELARANG TP memunculkan BIDAh jg. DALILNYA MANA menyuruh mengadakan kajian Hakekat haji,

    ReplyDelete
  13. Anonymous5:15 AM

    lalu yang benar harus bagaiman secara Islam yang benar2 sahih???????

    ReplyDelete
  14. Anonymous7:20 PM

    walana a'maluna walakum a'malukum.
    bagiku amalanku dan bagimu amalanmu.
    apalah kita ini,ojo rumongso biso dadiyo wong kang biso rumongso.
    ojo rumongso biso, bisoho ngrumangsani.
    Tholabul 'ilmi terus manerus marang guru kang wira'i.

    ReplyDelete
  15. Anonymous9:35 PM

    Diketawain tuh sama orang Sepilis dan Nasrani
    Wkwkwkwk...

    ReplyDelete
  16. Ngomongin bid'ah tapi masih ajja internetan.. ckckck
    Klo kencing masih berdiri sih lebih baik gak usah ngomongin bid'ah dulu

    ReplyDelete
  17. Anonymous6:56 AM

    tergantung hati yg melakukanya mbrow , allah maha tau oke . titik

    ReplyDelete
  18. Anonymous1:56 AM

    SESAMA MUSLIM ADALAH SAUDARA... NDAK PERLU MEMPERDEBATKAN HAL-HAL YANG BID AH.... BUANG ENEERGI.... YNG PENTING KITA MENJALANKAN SESUAI qURAN DAN SUNNAH SECARA KAFFAH...( KALAU YANG TIDAK ADA DALAM qURAN DAN ASSUNAH DAN SESUAI MAZAB YANG KITA YAKINI YA SILAHKAN MONGGO.. NDAK PAPA... GAMPANG TO , GITU AJA REPOT...??





    ReplyDelete
  19. Dzaki9:04 PM

    Innallaha wa malaikatahu yusalluna ‘alannabi ya ayyuhalladzina amanu shallu alaihi wasallimu taslima. Artinya, Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (Q.S. al-Ahzab: 56).

    ReplyDelete
  20. Anonymous9:13 PM

    Kita itu Sama Sama Muslim, Kitab Kita Sama Al-Quran, Tuntunan kita Sama Nabi Muhammad SAW. kalau ada perbedaan dalam melaksanakan sesuatu terutama dalam hal ibadah dan agama alangkah baiknya kita kembalikan lepada tutunana kita yaitu Al-Quran dan Sunah, Kalau memang ada contoh dan dalilanya yang shohih silakan aja dilakukan gak usah diperdebatakan kalau memang tidak ada dalilnya kenapa mesti dilakukan...Jangan boleh tidak boleh larang melarang tapi tidak berdasrakan ilmu alias berdasarkan dalil dalil yang shohih....

    ReplyDelete
  21. emang kalo sholawatan, yasinan dan tahlilan itu bid'ah maw apa?
    terus kalo emang bid'ah itu masuk neraka maw apa?
    emang kalian semua udah pesan surga?

    #asal ngomong!!!

    ReplyDelete